helsinkin.com_intoleransi-lakstosa

helsinkin.com, Mungkin banyak orang awam yang masih jarang mendengar istilah intoleransi laktosa, intoleransi laktosa adalah kondisi yang terjadi pada tubuh dimana penderitanya tidak dapat mencenrna laktosa. Biasanya orang yang menderita intoleransi laktosa tidak dapat mengonsumsi makanan yang terbuat dari susu dan olahan lainya yang berbahan dasar susu.

Penyebab dari intoleransi laktosa adalah karena berkurangnya aktivitas lactase sehingga tidak dapat memporoses laktosa yang masuk ke dalam tubuh, ini di karenakan lactase memiliki tanggung jawam untuk menyerap dan memproses laktosa yang masuk ke dalam tubuh.

Namun sering kali intoleransi laktosa di samakan dengan alergi susu sapi, padahal kenyataanya keduanya berbeda. Berikut ini adalah gejala intoleransi laktosa yang harus kamu tahu, agar kamu dapat membedakan intoleransi laktosa dengan alergi susu sapi.

Mual

Perut akan terasa mual setelah kamu mengonsumsi susu atau produk olahan dari susu, namun biasanya orang tersebut rentan terkena intoleransi laktosa jika mengonsumsi susu secara langsung.

Kram Perut

Jika setelah mengonsumsi susu perut terasa kram dan nyeri, bisa saja hal tersebut karena kamu menderita intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa dapat di ketahui dengan gejala tersebut, kram perut adalah salah satu reaksi ketika orang yang menderita intoleransi laktosa mengonsumsi susu.

Kembung

Perut kembung setelah minum susu mungkin saja kamu terkena intoleransi laktosa, intoleransi laktosa akan langsung bereaksi jika penderitanya minum susu.

Diare

Jika kamu menderita diare sehabis minum susu, sudah dapat di pastikan kamu terkena intoleransi laktosa, jika kamu mengalami hal tersebut segeralah pergi ke dokter dan periksakan.

Buang Gas Berlebihan

Buang gas secara terus menerus dan berlebihan setelah mengonsumsi susu bisa jadi hal tersebut di karenakan intoleransi laktosa, perut tidak dapat mencerna susu sehingga perut mengalami masalah.

Gejala-gejala di atas dapat bereaksi secepat-cepatnya hingga 30 menit, tiap penderitanya akan mengalami tingkat keparahan yang berbeda. Berikut ini adalah cara mengatasi intoleransi laktosa, sebenarnya hal ini lebih menjurus ke mencegah agar tidak terjadi intoleransi laktosa.

Mengganti Susu Dengan Keju Dan Yoghurt

Biasanya orang yang terkena intoleransi laktosa lebih sering kambuh ketika meminum produk susu langsung, namun jarang terjadi jika mengnsumsi produk olahan susu seperti yoghurt dan keju. Yoghurt dan keju memang memiliki bahan dasar susu, namun telah di olah dan mengalami banyak proses sehingga kemurnian dari susu berkurang.

Susu Kedelai Sebagai Pengganti Susu Sapi

Penderita intoleransi laktosa dapat mengganti asupan susu sapi dengan susu kedelai, karena susu kedelai memeiliki manfaat yang sama dengan susu sapi. Susu kedelai sering kali di sarankan oleh dokter sebagai pengganti susu sapi untuk mereka yang alergi dan intoleransi laktosa, karena susu kedelai tidak memiliki unsur hewani yang mengandung laktosal.

Mengatasi Intoleransi Laktosa Dengan Suplemen Laktase

Suplemen laktase memiliki fungsi yang dapat menggantikan enzim yang di produksi oleh tubuhmu, sehingga enzim ini tentu saja akan membantu tubuh dalam mencerna laktosa. Jika kamu ingin menggunakan suplemen tersebut, bacalah aturan pakai agarĀ  suplemen akan berkerja dengan baik dan benar dan masalah pencernaan yang di akibatkan oleh intoleransi laktosa akan berkurang.

Minuman Jahe Dapat Mengurangi Rasa Mual

Jika kamu sudah terlanjur mengonsumi makanan yang memiliki bahan dasar susu dan perut kamu mual, cobalah untuk mengonsumi air jahe hangat. Air jahe dapat meredakan rasa mual dan masalah pencernaan lainya, jika ingin mengonsumsi air jahe kamu dapat membuatnya sendiri di rumah karena memang cukup mudah.

Kamu hanya perlu menggeprek jahe kemudian masukan ke dalam gelas, setelah itu tambahkan gula dan siram dengan air panas.

Nah itulah sedikit informasi tentang intoleransi laktosa, penyebab, gejala dan cara mengatasinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here